Showing posts with label Hacking. Show all posts
Cara Mudah Hapus Folder Beserta Isinya Menggunakan Command Line Linux
Friday, August 8, 2014
Posted by
Arief Hilman Nugraha

Halo Teman Teman kali ini saya akan memberikan informassi menarik untuk kita semua , ok langsung saja ke intinya . Perintah di linux kali ini lebih mudah dari sebelumnya karena hanya butuh satu pengertian saja. Sebagai asumsi, kita akan menghapus satu folder bernama dir1 yang ada di root folder dari linux. Perintahnya sebagai berikut:
1 | #rm /dir1 -rf |
Keterangan:
- rm yang merupakan kependekan dari remove, berfungsi untuk menghapus.
- -rf adalah kependekan dari recursive files yang berarti hapus semua file di dalamnya.
Jadi perintah di atas mengartikan hapus folder dir1 beserta file dan sub folder yang ada di dalamnya.
Penting untuk diperhatikan; Anda harus berhati-hati dengan perintah ini karena perintah ini tidak dapat di undo. Jika anda sudah menghapus folder beserta isinya, anda tidak akan pernah bisa untuk mengembalikannya.
Semoga artikel cara menghapus folder beserta isisnya di linux command line bisa bermanfaat untuk anda. Jika ada kesulitan dengan perintah ini, jangan pernah ragu untuk bertanya dengan cara meninggalkan komentar di bawah ini.
Cara Membobol Password BIOS Dengan Cepat dan Mudah
Wednesday, July 23, 2014
Posted by
Arief Hilman Nugraha
Password BIOS sering digunakan sebagai pengaman tambahan selain password yang harus dimasukkan saat akan login ke dalam sistem operasi. BIOS memang berada di luar sistem operasi, sehingga jenis pengamanan menggunakan password BIOS dinilai cukup efektif. Secara default password BIOS memang tidak aktif, namun ada kalanya juga dibutuhkan untuk melindungi pengaturan atau setting BIOS agar tidak diacak-acak oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.
Jika fitur ini diaktifkan, maka akan selalu muncul permintaan password setiap komputer booting sehingga komputer Anda tidak mudah untuk diakses oleh orang lain. Cara ini memang cukup efektif, tetapi masalahnya adalah bagaimana jika kita sendiri lupa password yang sudah kita atur? Tanpa password tersebut kita tidak akan bisa masuk ke dalam BIOS dan juga tidak bisa menggunakan komputer sama sekali.
Jika mengalami masalah tersebut, Anda bisa mencoba salah satu cara membobol password BIOS di bawah ini agar bisa masuk kembali ke dalam BIOS dan menggunakan komputer Anda.
1. Melepas Baterai CMOS
Baterai CMOS adalah baterai yang diperlukan untuk menyuplai daya chip CMOS agar tetap bisa menyimpan setting BIOS meskipun saat komputer dimatikan. Baterai ini terdapat di setiap motherboard dengan ukuran sebesar koin kecil dan relatif mudah untuk menemukannya. Lepaslah baterai CMOS tersebut selama 15-30 kemudian pasang kembali. Dengan tidak adanya suplai daya pada chip CMOS maka semua setting BIOS yang ada di dalamnya akan hilang, termasuk password yang diaktifkan.
Saat komputer dinyalakan Anda bisa langsung masuk ke dalam BIOS untuk menyesuaikan pengaturan yang Anda perlukan. Karena setelah direset setting BIOS akan kembali ke default untuk semua parameternya.
2. Reset Motherboard
Cara lain untuk menonaktifkan password BIOS adalah dengan melakukan reset pada motherboard. Proses reset ini akan mengembalikan semua setting BIOS yang tersimpan ke nilai default, termasuk password yang sebelumnya telah Anda tentukan. Untuk mereset setting tersebut Anda perlu melakukan jumping antara pin yang berfungsi untuk me-reset. Jumper adalah sebuah kawat kecil berbentuk kotak yang berfungsi untuk menghubungkan antar pin atau kaki komponen. Jumper untuk mereset motherboard atu CMOS ini letaknya biasanya berdekatan dengan baterai CMOS dengan label pada motherboard berupa tulisan CLR, CLEAR, CLEAR CMOS, dan lain-lain, lihat manual motherboard untuk memastikannya.
Jika Anda sudah menemukannya, perhatikan bahwa ada 3 pin atau kaki yang dihubungkan dengan sebuah jumper. Misalnya ada pin nomor 1, 2 dan 3 dengan posisi awal yang dihubungkan adalah pin 1 dan 2. Pindahkan jumper dengan menghubungkan antara pin 2 dan 3, biarkan selama 5-10 detik, kemudian kembalikan pada posisi semula (hubungkan pin 1 dan 2). Setelah itu baru nyalakan komputer Anda dan setting BIOS sesuai keperluan, karena semua setting akan kembali ke pengaturan default.
PERINGATAN!!!
Gunakan tutorial ini dengan bijak dan hanya gunakan pada komputer Anda sendiri atau komputer orang lain yang memang membutuhkan langkah tersebut. Jangan pernah sekali-kali menggunakan trik ini untuk membobol komputer milik orang lain yang tidak menjadi hak Anda! Kami tidak bertanggungjawab dalam kemungkinan kerusakan yang ditimbulkan!
Merubah Password root dari MySQL Database Menggunakan Command Line pada Linux
Tuesday, July 15, 2014
Posted by
Arief Hilman Nugraha
Tag :
Hacking
,
Operating System (OS)
Beberapa waktu yang lalu pernah kejadian, ada teman yang ingin merubah password dari database MySQL karena “katanya” sudah tidak aman lagi menggunakan password tersebut mengingat ada beberapa orang yang tidak sengaja tahu dengan password root tersebut. Kemudian dia coba berkonsultasi (baca: tanya) dengan saya bagaimana cara merubah password root pada MySQL.
Karena website yang dia kelola menggunakan VPS Linux yang biasa diakses melalui coomand line menggunakan protokol SSH (kalau di windows bisa diakses menggunakan putty). Jika belum pernah memasukkan/mengeset password pad MySQL, maka perintah yang digunakan adalah di bawah ini:
1 | mysqladmin password "p455w0rdb4ru" |
atau
1 | mysqladmin -u root password "p455w0rdb4ru" |
atau
1 | mysqladmin -u root -h localhost password "p455w0rdb4ru" |
Jika anda sebelumnya pernah mengeset password dan ingin merubah password lama, maka perintah yang digunakan sedikit berbeda dengan perintah ketika pertama kali setting password karena akan ditanyakan password lama (current password) sebelumnya. Contohnya bisa dibaca di bawah ini:
1 | mysqladmin -u root -p password "p455w0rdb4ru" |
atau
1 | mysqladmin -u root -p -h localhost password "p455w0rdb4ru" |
Sekarang, dengan cara ini anda bisa merubah password pada MySQL dengan mudah dan cepat menggunakan command line pada Linux. Sesudah merubah password root dari MySQL, jangan pernah memberitahu password tersebut ke orang lain sehingga kondisi aplikasi/website/database anda jadi lebih aman.
Semoga artikel ini bermanfaat.
Cara Install dan Tweaking/Optimasi Database MySQL di VPS CENTOS
Saturday, July 12, 2014
Posted by
Arief Hilman Nugraha
Install dan konfigurasi Nginx web server sudah selesai, install dan tweaking PHP-FPM sudah, sekarang waktunya untuk install dan tweaking database MySQL. Jika ingin mengetahui lebih lanjut mengenai MySQL bisa baca referensi di sini http://id.wikipedia.org/wiki/MySQL
Kalau ditanya kenapa harus MySQL dan mengapa tidak memilih yang lain? Jawaban pertama karena MySQL gratis. Bukankah ada banyak database selain MySQL dan gratis juga? Jawaban kedua karena MySQL kompatibel dengan WordPress. Alasan lainnya? Sepertinya tidak perlu dibahas karena di sini yang akan dibahas adalah teknik oprimasi MySQL server yang dikombinasikan dengan PHP-FPM dan Nginx Web Server.
1) Step by Step install MySQL di VPS CentOS.
Saya anggap anda sudah login ke VPS menggunakan user root. Ikuti petunjuk berikut ini:
1 | #yum --enablerepo=remi install mysql-server |
2 | #service mysqld start |
3 | #/usr/bin/mysql_secure_installation |
4 | #service mysqld restart |
Keterangan:
- Karena sebelumnya saat menginstall PHP-FPM menggunakan repository dari REMI, sebaiknya saat install MySQL kita juga menggunakan REMI repository ketika install MySQL Server.
- Ketik huruf Y dan diikuti tombol Enter jika ditanya apakah ingin melanjutkan install. Tunggu sampai proses selesai.
- Setelah itu coba jalankan service MySQL dengan perintah service mysqld start.

- Karena ini awal build MySQL ada baiknya anda setting password untuk root dari MySQL dengan menjalankan perintah /usr/bin/mysql_secure_installation yang diikuti tombol enter.
- Jika ditanya Enter current password langsung tekan tombol Enter karena kita memang belum pernah memasukkan password.
- Set root password pilih Yes.
- Masukkan password baru dan ulangi pada bagian Re-enter New Password.
- Remove anonymous user, pilih Yes.

- Disallow login remotely pilih Yes.
- Remove test databases, pipih Yes.
- Reload privilege tables now, pilih Yes.
- Pastikan MySQL berjalan sempurna dengan cara restart MySQL dengan perintah service mysqld restart.
2) Check Penggunaan MySQL dan Kombinasi dengan PHP
Selesai sudah, proses install MySQL Server berjalan sempurna. Jika ingin memonitor penggunakan resource dari MySQL anda bisa menggunakan perintah htop, seperti ketika memonitor proses dari Nginx dan PHP-FPM.
Jika ingin mengetahui apakah apkah MySQL sudah terintegrasi dengan PHP, buat satu script file php seperti ketika anda mengecek PHP-FPM. Kodenya di bawah ini. Lanjutkan dengan akses ke web browser dan lihat apakah MySQL sudah ter-include di web browser.
Kode script PHP untuk cek MySQL dan yang lainnya.
1 | <?php |
2 | phpinfo(); |
3 | ?> |
3) Optimasi MySQL Server.
Selanjutnya ke proses optimasi MySQL Server. Kita bisa memaksimalkan kinerja MySQL yang tentunya disesuaikan dengan database yang kita miliki.
1 | #mv /etc/my.cnf /etc/my-original.cnf |
2 | #cp /usr/share/mysql/my-small.cnf /etc/my.cnf |
3 | #nano /etc/my.cnf |
4 | #service mysqld restart |
Keterangan:
- Backup file konfigurasi asli dari MySQL.
- Copy file konfigurasi Small MySQL sebagai default dari konfigurasi MySQL. Ingat, yang ini sesuaikan dengan kebutuhan server anda. Jika kebutuhan database anda lebih besar, anda bisa menggunakan pilihan konfigurasi lain yaitu /usr/share/mysql/my-medium.cnf, /usr/share/mysql/my-large.cnf, /usr/share/mysql/my-huge.cnf dan pilihan lainnya. Jika ingin test, cobalah satu persatu sesuai dengan kebutuhan anda.
- Setelah memilih konfigurasi yang sesuai, edit file /etc/my.cnf dan (Optional) gunakan tipe myisam sebagai default database dan skip bagian inodb di bagian [mysqld]. Lebih jelas lihat contih dibawah ini dan lihat screenshot jika ingin lebih detail.
- Restart MySQL anda.
Kode untuk /etc/my.cnf bisa menggunakan seperti ini. Untuk bagian lain biarkan default saja.
1 | # The MySQL server |
2 | [mysqld] |
3 | port = 3306 |
4 | socket = /var/lib/mysql/mysql.sock |
5 | skip-external-locking |
6 | key_buffer_size = 16K |
7 | max_allowed_packet = 1M |
8 | table_open_cache = 4 |
9 | sort_buffer_size = 64K |
10 | read_buffer_size = 256K |
11 | read_rnd_buffer_size = 256K |
12 | net_buffer_length = 2K |
13 | thread_stack = 128K |
14 |
15 | default-storage-engine = myisam |
16 | skip-innodb |
17 |
18 | skip-networking |
19 | server-id = 1 |
Screen shot bisa dilihat pada gambar di bawah ini:
Sekarang anda sudah mempunyai MySQL server yang sudah dioptimasi. Dengan begini, hanya tinggal setring CMS agar server bisa segera digunakan. Semoga artikel cara install dan optimasi MySQL server di VPS CentOS Linux ini bermanfaat untuk anda.
Jika anda menemui masalah dengan MySQL Server pada Linux, jangan ragu untuk berdiskusi bersama kami. Jika kami bisa, kami selalu siap untuk membantu mencarikan solusi bagi masalah anda.








